Guru Besar



Prof. Dr. Aloysius Uwiyono, S.H., M.H.

Sebagai seorang Guru Besar Hukum Perburuhan , Beliau meupakan seorang yang concern ke masalah ketenagakerjaan di Indonesia. Sehingga sesuai dengan kepakarannya Beliau menjadi Sekretaris Pimpinan Pusat Serikat Buruh Buruh Percetakan dan Penerbitan, di tahun 1975 – 1980, Anggota Lembaga Konsultasi & Bantuan Hukum FHUI, 1983-1995, Sekretaris Lembaga Bantuan Hukum dan Perundang-Undangan DPP SPSI, 1986-1991, Wakil Ketua Lembaga Bantuan Hukum & Perundang-Undangan DPP SPSI, 1992-1995, dan Ketua Umum Asosiasi Arbiter Ketenagakerjaan Indonesia, 2000 s.d sekarang. Uwiyono, begitu Beliau biasa di panggil sehari-hari, lahir di Kertosono, Jawa Timur 17 November 1952. Beliau menamatkan program sarjananya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) pada tahun 1981, kemudian melanjutkan Pascasarjanan Studi Bidang Hukum Universitas Indonesia (S2) tahun 1989 dan Kandidat Doktor (S3) di Universitas Indonesia. Karya-karya ilmiah Beliau tersebar di berbagai jurnal ilmiah, seminar, dan pertemuanpertemuan ilmiah lainnya, yaitu Pertimbangan sosial, Ekonomi,dan Politik Putusan P4 Pusat jika dibandingkan dengan pertimbangan Hukumnya”, Majalah Hukum dan Pembangunan ,”Masalah Perselisihan Perburuhan di Indonesia”, Majalah Hukum dan Pembangunan. No: 5 Tahun XV,Oktober 1985.

”Berhakkah Menteri Tenaga Kerja memutuskan hubungan kerja terhadap buruh?”, Kompas, 31 Agustus 1986, ” Hukum Perburuhan”, Majalah Media Tenaga Kerja atas putusan P4 Pusat di laksanakan?” Berita Buana, 4 April 1989. ”Kapankah Hak Veto Menteri Tenaga Kerja atas Putusan P4 Pusat di laksanakan?” Berita Buana, 4 April 1989.”Mekanisme Penyelesaian Perselisihan Perburuhan dikaitkan dengan hubungan perburuhan”, Majalah Hukum dan Perburuhan, No: 5,Tahun XIII, Oktober 1992, ”Peranan Pemerintah dalam Meningkatkan kesempatan kerja melalui Pemantapan hubungan perburuhan”, LP3ES, Desember 1992.”Dialektika Hukum Perburuhan”, Warta Hukum dan Masyarakat, No:1, Tahun I November 1993,”Eksistensi pemogokan dilihat dari faham liberal,Marxis, dan Ensiklik sosial Rerum Novarum dan Quadragesimo Anno”, Majalah Hukum dan Pembangunan, No:2, Tahun XXIV, April 1994, Dokumen Dasar Arbitrase Sukarela Bidang Ketenagakerjaan, 1996, Tanya-Jawab Tentang Mekanisme Penyelesaian Keluh Keksah dan Arbitrase Sukarela , di Bidang Ketenagakerjaan, 1996, ”Pandangan Hukum dalam Upaya menagatasi Konlik Ketenagakerjaan dalam sistem Hubungan Industrial Pancasila”,majalah Hukum Negara Tujuan, Mutiara 888, Tahun XXXI, 28 Oktober- 3 November 1997 ”Penyalur dan TKI Relatif Buta Terhadap Hukum Negara Tujuan, Mutiara 888, Tahun XXXI, 28 Oktober- 3 November 1997 ”Serikat Pekerja dan Peningkatan Hak-hak Asasi Serta Standar Ketenagakerjaan di Indonesia”, Jurnal Studi Indonesia,Vol.10, No:1,Maret 2000 ”Employes’perspektive of The Present Industrial Relation”, Internasional Labour Office, ILO, 2001. Selain itu Beliau juga menjadi pembicara di berbagai seminar dan lokakarya dari tahun 1986 sampai dengan 2001 diantaranya “Catatan Hukum RUU Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, dalam Diskusi Sehari RUU Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial DPC Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Kodya Jakarta Utara.Jakarta, 14 November 2001, “Sistem Kerja Kontrak Ditinjau dari Segi Hukum di Indonesia”, dalam Seminar Penghapusan Sistem Kerja Kontrak Menuju Sistem Perburuhan yang Berkepastian Hukum dan Ekonomi di Indonesia, DPP SBSI,Jakarta, 30 http://www.ui.edu Agustus 2001, “Tinjauan Aspek Hukum Organisasi Perburuhan di Indonesia”, dalam Pelatihan Organizer SPMI. Dewan Pimpinan Pusat SPMI, Bogor, 13 Maret 2001, “Arbitrase Ketenagakerjaan di Indonesia, dalam Sosialisasi Arbitrase Ketenagakerjaan.PT. Central Cipta Murdaya, Tangerang, 27 Maret 2001, “ Penyelesaian Perselisihan Industrial melalui Arbitrase dalam rangka Undang-Undang No:22 Tahun 1957”, dalam Lokakarya Arbitrase Ketenagakerjaan sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Industrial. Departemen Tenaga Kerja, 14 November 2001.

[Kembali]