Indeks Berita


Kerjasama Depkes-Depdiknas dan 4 Pemda Propinsi

Posted by admin on 2005-04-28 10:00:29

Menteri Kesehatan bersama para Gubernur dan par Rektor melakukan penandatanganan naskah kerjasama antara Departemen Kesehatan, Departemen Pendidikan Nasional, 4 Pemerintah Daerah Propinsi serta para Rektor beberapa perguruan tinggi negeri.Acara berlangsung hari Rabu siang (27/04) di lantai 2 Gedung C Departemen Kesehatan Kuningan Jakarta.

Dalam acara tersebut selain dihadiri Menteri Kesehatan Dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP (K) hadir pula Dirjen Pelayanan Medik Depkes, wakil dari Dirjen Pendidikan Tinggi Depdiknas, Gubernur Sumatera Barat, Jambi, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur, Rektor dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Universitas Pajajaran, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Diponegoro, Universitas Hasanuddin, Universitas Gajah Mada, Ketua Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia, Ketua Kolegium Bidang Ilmu Kedokteran Spesialistik serta pejabat di lingkungan Depkes.

Kegiatan kerjasama ini dilakukan dalam rangka membuat Program Peningkatan Pelayanan Medik Spesialistik melalui Pendidikan Dokter Spesialis berbasis kompetisi (PDSBK) sesuai kurikulum nasional. Tujuannya untuk menjawab kekurangan terhadap pelayanan medik spesialistik yang bermutu, terjangkau, dan berkesinambungan juga sebagai wujud langkah antisipasi dalam menghadapi desakan masuknya dokter spesialis dari negara lain sekaligus dalam memperkuat ketahanan nasional dalam era globalisasi. Selain itu, kecenderungan yang berkembang saat ini yaitu kebutuhan masyarakat akan pelayanan medik spesialistik semakin meluas tidak hanya terbatas pada daerah perkotaan saja melainkan sudah merambah ke daerah-daerah terpencil, kepualauan dan terlebih lagi pada daerah perbatasan. Kebutuhan yang demikian itu karena didorong oleh terjadinya perubahan pola penyakit yang tidak cukup ditangani oleh pelayanan medik dasar saja, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas sebagai cerminan tumbuhnya kesadaran bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak azazi manusia.

Menurut Menteri Kesehatan, Percepata pemenuhan kebutuhan dokter spesialis berbasis kompetisi pertama tahun 2002 di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dengan FK pengampu antara lain Universitas Sumatera Utara, Universitas Indonesia dan Universitas Hasanuddin. Berikutnya Provinsi Nusa Tenggara timur dengan FK pengampu Universitas Hasanuddin, Universitas Udayana, Universitas airlangga dan Universitas Brawijaya.

Dengan adanya kerjasama ini menjadi suatu inovasi proses pendidikan dokter spesialis, sehingga masyarakat Jambi, Sumatra Barat, Kalimantan Barat dan Kalimantan timur yang membutuhkan pertolongan pelayanan medik spesialistik segera dapat dipenuhi dan mutu serta pemerataan pelayanan medik spesialistik dapat ditingkatkan.