Indeks Berita


Angkat Sumpah Program Studi D3 Fisioterapi dan Okupasi Terapi FK UI

Posted by admin on 2010-08-31 07:45:28

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) pada Minggu, (29/08) mengangkat sumpah mahasiswa program D3 Fisioterapi dan Okupasi Terapi sebagai ahli madya di kedua bidang tersebut. Pada kesempatan yang sama dilaksanakan juga pelepasan lulusan ahli madya program studi Perumasakitan, Fisioterapi dan Okupasi Terapi. Acara tersebut dilaksanakan di Auditorium Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) lantai 3, Jalan MH.Thamrin 8, Jakarta Pusat, pukul 09.00 WIB dan dihadiri Dekan FK, Dr.dr.Ratna Sitompul, SpM(K), Wakil Dekan FK, Prof. dr. Pratiwi Sudharmono, SpMK, PhD, Ketua Ikatan Alumni (ILUNI) 2010 FK, Dr. Doddy Partomihardjo, SpM, dan Ketua Vokasi, Dr. Muhammad Hikam yang hadir mewakili Rektor UI.

Pada hari itu sebanyak 202 wisudawan dilepas oleh FK untuk kemudian berkiprah di masyarakat. Ke-202 wisudawan tersebut meliputi 140 wisudawan dari program Perumahsakitan, 38 wisudawan dari program studi Fisioterapi, dan 24 wisudawan program studi Okupasi Terapi. Kegiatan pelepasan wisuda dan angkat sumpah ini merupakan lulusan terakhir yang berada di bawah FK, karena di tahun 2011, mahasiswa program diploma akan berada di bawah program vokasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Program Diploma FK UI, dr. Resna A. Soerawidjaja, MSc saat memberikan laporan.Sementara itu dr. Ratna selaku Dekan FK mengatakan bahwa bidang pekerjaan yang akan dijalani oleh para wisudawan program diploma FK akan berhubungan dengan manusia. “Bidang pekerjaan kalian nanti erat kaitannya dengan merawat dan melayani pasien,” tuturnya. Masih menurut dr. Ratna bidang pekerjaan tersebut adalah pekerjaan yang mulia. “Dengan keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh semua orang, maka kita wajib menolong sesama,” imbuhnya. Namun dokter spesialis mata ini mengingatkan anak didiknya untuk senantiasa bekerja dengan hati yang bersih, jujur, niat yang sungguh-sungguh dan berbaik budi, karena ketika bekerja akan bersinggungan dengan profesi lain. Para wisudawan pun juga dituntut untuk selalu memperbaiki mutu pelayanan yang diberikan karena ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah belum tentu masih relevan.

Tuntutan yang senada juga diutarakan oleh Ketua ILUNI FK, Dr. Doddy Partomihardjo, SpM. Menurutnya saat ini ada tiga keterampilan yang wajib dimiliki oleh lulusan FK supaya siap bersaing dengan tenaga asing di bidang kedokteran, yaitu penguasaan Bahasa Inggris, penguasaan terhadap sistem untuk harmonisasi, dan kemampuan presentasi untuk dapat mengungkapkan pendapat mereka. Doddy pun yakin kualitas lulusan FK dari tahun ke tahun semakin membaik. Hal ini terbukti dengan masih tingginya permintaan tenaga kerja dari berbagai rumah sakit terhadap lulusan FK UI.Kegembiraan karena telah diwisuda tercermin di hampir semua wajah para wisudawan. Salah satunya Merio, wisudawan program studi Okupasi Terapi angkatan 2007. Ditemui usai melalui upacara pelepasan, Merio mengungkapkan bahwa ia sangat gembira dan bangga karena akhirnya dapat menyelesaikan studinya dan diwisuda. “Orang tua saya juga turut merasa bangga,” ujarnya.Setelah diwisuda, Merio mengaku akan bekerja terlebih dahulu untuk mengaplikasikan ilmunya supaya tidak lupa. “Saya telah diterima bekerja di sebuah rumah sakit di daerah Pasar Minggu,” tuturnya. Ketika ditanyakan memori yang paling berkesan selama kuliah, ia menjawab ketika sedang melakukan praktek klinik. “Menurut saya itu sangat berkesan karena saya bersama teman-teman berjuang untuk bisa menyelesaikan semua tugas yang diberikan,” imbuh Merio. Di akhir pembicaraan, Merio menguraikan harapan yang tidak terlalu muluk. “Saya hanya ingin menjadi seseorang yang berguna bagi masyarakat,” pungkasnya. (SNT)