Indeks Berita


Angkat Sumpah Ners

Posted by admin on 2010-09-02 08:03:33

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) mengangkat sumpah 177 wisudawan profesi menjadi Ners dalam prosesi angkat sumpah ke-45 yang berlangsung di Balairung pukul 09.00 WIB Selasa (31/08). Ke-177 wisudawan tersebut meliput 85 wisudawan program reguler dan 97 wisudawan program ekstensi. Pada kesempatan yang sama juga diadakan pengucapan janji kepaniteraan profesi 124 mahasiswa program profesi FIK. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. Muhammad Anis M.Met, Dekan FIK, Dewi Irawaty, M.A., Ph.D, Wakil Dekan, Dra. Junaiti Sahar, SKp., M. App.Sc, Ketua Senat Akademik FIK, Yeni Rustina, SKp., M. App.Sc, PhD, Ketua ILUNI FIK, Rukminiwati SKp., MM dan Kepala Seksi Keperawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Hilda Royarin, S.Kep.

Upacara angkat sumpah ini merupakan kewajiban sebelum para Ners bekerja sebagai perawat profesional. Hingga saat ini setelah 26 tahun berdiri, FIK tercatat telah meluluskan 2653 mahasiswa program sarjana dan 1033 mahasiswa program pasca sarjana. Dewi Irawaty Dekan FIK mengingatkan kepada para ners yang dilantiksupaya mencatatkan dirinya sebagai anggota Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), sehingga dapat dengan mudah memperoleh Surat Tanda Register Ners (STR). Dewi optimistis lulusan Ners FIK merupakan lulusan terbaik. “Oleh sebab itu jangan khawatir karena pekerjaan menanti Anda,” seru Dewi. Kesempatan berkarir sebagai perawat tidak hanya tersedia di Indonesia saja, bahkan di mancanegara pun kesempatan itu terbuka lebar bagi Ners lulusan FIK UI.Sementara Anis selaku wakil rektor mengingatkan supaya lulusan Ners FIK tidak lantas melupakan begitu saja UI sebagai almamater yang pernah membesarkan mereka. “Teruslah berkontribusi bagi UI,” ajaknya. Selain itu seiring dengan tantangan dunia kerja yang semakin tinggi, Anis mengharapkan agar para Ners selalu memperbarui pengetahuan mereka di bidang keperawatan dan kemampuan lain seperti penguasaan Bahasa Inggris dan ilmu pengetahuan teknologi. Menurutnya UI menyadari ilmu keperawatan yang selalu berkembang, oleh sebab itu UI membuka program doktor di bidang tersebut. Anis berharap dengan dibukanya program doktor, FIK UI akan tetap menjadi acuan bagi FIK dari universitas lain serta dapat menjadi institusi pendidikan terbaik di Indonesia maupun di Asia.Pada kesempatan tersebut, Dekan FIK juga memberikan sertifikat penghargaan kepada dua lulusan terbaik. Sertifikat diberikan kepada Ns. Ranati Pusmaranga, S.Kep (Program Reguler) yang meraih IPK 3,76 dan Ns. Adri Akhyani, S.Kep (Program Ekstensi) yang memperoleh IPK 3,7. (SNT)