Indeks Berita


Promosi Doktor Gede Rasben Dantes

Posted by admin on 2012-01-20 13:31:30

Rabu (19/1) menjadi hari yang menegangkan bagi Gede Rasben Dantes yang menjalani sidang promosi doktor. Pria Bali kelahiran 21 Februari 36 tahun silam mempresentasikan disertasinya berjudul Multi-factor Enterprise System Methodology: An Approach to Enterprise Resource Planning (ERP) System Implementation di Aula Gedung B Fasilkom UI di hadapan Ir. Zainal Hasibuan, MLS, Ph.D (Promotor), Prof. Drs. Heru Suhartanto, M.Sc., Ph.D (Ko-Promotor), dan dewan penguji penguji internal Ir. Budi Yuwono, M.Sc., Ph.D; Ir. Dana Indra Sensuse, M.LIS., Ph.D;Dr. Ir. Eko Kuswardono Budiardjo, M.Sc; Yudho Giri Sucahyo, M.Kom, Ph.D; dan Prof. Dr. Richardus Eko Indrajit penguji eksternal.

Penelitian untuk disertasi dikerjakan selama kurang lebih 3,5 tahun itu muncul dari keprihatinannya terhadap kondisi ICT di Indonesia yang kurang memberi manfaat yang berarti. Meski banyak teknologi yang bermunculan belakangan ini. Menurut Ir. Zainal Hasibuan, MLS, Ph.D ICT masih kurang berkontribusi bagi pertumbuhan Indonesia khususnya di bidang bisnis. Masalahnya terletak pada ketiadaan best practice di sektor bisnis yang diterapkan secara luas. Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan teknologi sistem yang baik dalam mendukung kinerja organisasi. ERP secara lebih detil adalah sistem informasi terintegrasi yang digunakan untuk mendukung proses bisnis dan mengelola sumber daya organisasi Akan tetapi, karena tiadanya best practice, kegagalan pelaksanaan sistem ini cukup tinggi. Di Indonesia saja, tercatat 60% sistem ERP gagal diimplementasikan. Melihat itu, Rasben kemudian mengangkat pengembangan metodologi Multi-factor Enterprise System dalam implementasi—ERP, Enterprise Research Methodology. Diawali dengan identifikasi Key Success Factors (KSF), Rasben kemudian mengajukan model kesuksesan implementasi ERP. Setelah model dirumuskan, barulah Rasben memformulasikan pendekatan dan metodologi yang baik dari hasil analisis statistik dengan Structural Equation Model (SEM). Pada penelitiannya, Rasben menganalisis hasil respon 277 responden dari 37 perusahaan yang merepresentasikan 10 sektor industri di Indonesia. Presentasi hasil penelitian yang gemilang ini ditutup dengan penganugerahaan gelar Doktor pada Rasben menjadi Dr. Gede Rasben Dantes, M.Si. Ini adalah doktor ke-22 yang lulus dari program Doktoral, Fasilkom UI. Hasil penelitiannya yang sangat aplikatif dan bermanfaat bagi pengetahuan akhirnya diberi predikat “sangat memuaskan” oleh Ketua Sidang, Prof. Drs. T. Basaruddin, M.Sc, Ph.D.

Ditemui usai sidang, Dr. Rasben mengaku lega telah berhasil menyelesaikan studi doktoralnya. “Saya terus terang lega, karena doktor adalah jenjang pendidikan teratas. Kelulusan ini merupakan pencapaian tertinggi dalam kehidupan saya,” ujar Dr. Rasben pada tim BitMagz Fasilkom UI. Di akhir wawancara, doktor yang sudah dikaruniai seorang anak ini berpesan pada rekan-rekannya yang sedang menempuh studi S3 dan melakukan penelitian disertasi di Fasilkom UI agar tetap fokus. “Saya percaya, kompetensi mahasiswa-mahasiswi (S3) di sini tidak perlu diragukan lagi. Yang paling penting, fokus. Banyak kegiatan di luar tak boleh menghambat kita menyelesaikan studi dan penelitian disertasi,” ungkapnya. Setelah lulus, Dr. Gede Rasben Dantes akan mengabdi menjadi pengajar di Universitas Pendidikan Ganesha, di tanah kelahirannya, Bali. (GRH)