Indeks Berita


Dialog Manajemen Telekomunikasi, Menuju Kesuksesan Implementasi 4G di Indonesia

Posted by admin on 2012-06-20 14:32:42

Departemen Teknik Elektro, Program Pascasarjana Manajemen Telekomunikasi FT UI, mengadakan acara Dialog Manajemen Telekomunikasi dengan tema Menuju Kesuksesan Implementasi 4G di Indonesia, Selasa (19/6) di Ruang Rapat VIP Perpustakaan UI, kampus Depok. Dialog ini menghadirkan beberapa expert panelist dari berbagai pihak yang berkepentingan dalam ranah telekomunikasi di Indonesia baik dari sisi regulator, operator, vendor, hingga praktisi dan akademisi. Dari sisi regulator, hadir Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo RI Dr. M. Budi Setiawan, Direktur Standarisasi, Kemenkominfo RI Drs. Bambang Suseno, serta Komisioner BRTI Dr. Riant Nugroho. Dari sisi operator dan vendor diwakili Hardyana Syintawati (Ericsson – VP Marketing & Communications), Azwani Dadeh (Indosat) serta Dwi Kiansantang (Telkom Flexi) dan dari sisi praktisi dan akademisi diwakili Pakar Hukum Teknologi FH UI Dr. Edmond Makarim, LL.M, Praktisi Telekomunikasi Ir. Widjanarto, Mahasiswa Doktoral Manajemen Telekomunikasi FT UI Denny Setiawan, serta tim dosen Manajemen Telekomunikasi FT UI yang terdiri dari Prof. Dadang Gunawan, Prof. Djamhari Sirat, Dr. M. Asvial, Ir. Arifin Djauhari dan Dr. M. Suryanegara.

 

Dalam dialog ini dibahas kehadiran teknologi 4G di Indonesia yang akan membawa konsekuensi yang kompleks pada faktor-faktor bisnis, regulasi, dan teknis. Operator berkepentingan dalam menjual layanan yang menguntungkan dan tidak hanya menawarkan akses data kecepatan tinggi, sementara pasar pun menanti layanan yang murah dan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Di sisi lain, pemerintah/regulator perlu untuk membuat regulasi yang ideal yang tidak hanya mendukung kesuksesan implementasi 4G di Indonesia, tetapi juga membuka window of opportunity demi menumbuhkan industri manufaktur teknologi dalam negeri dan meningkatkan daya saing bangsa.

Kehadiran 4G harus dimanfaatkan agar dapat merangsang pengembangan inovasi teknologi dan standarisasi teknologi terkait, misalnya pengembangan aplikasi konten lokal a la Indonesia, software radio, antena dan perangkat sensor untuk handset. Hal ini sejalan dengan konsep ekonomi modern di mana inovasi teknologi menjadi aspek utama pertumbuhan ekonomi dan indikator daya saing sebuah negara. (Humas FT)