Himpunan Mahasiswa Japanologi UI (Himaja UI) menyerukan kepada seluruh penduduk Indonesia untuk menyelematkan bumi mulai dari hal yang terkecil dalam acara Gelar Jepang 2012 (13-15/7) yang bertema “Embrace the Future, Embrace the Nature.” Gelar Jepang yang sebelumnya dilakukan selama 3 hari berturut-turut di PSJ dan FIB UI, untuk kali ini mengalami perubahan. “Hari ke-3 kita tidak memakai PSJ dan FIB lagi karena pengunjung dan peminat gelar Jepang sudah mencapai puluhan ribu. Hari ke-3 kita alihkan ke boulevard UI,” kata Eva salah seorang panitia.
Tindakan "go green" sebagai aksi nyata mendorong pengunjung untuk melakukan tindakan "go green" dapat dilihat dari berbagai acara terobosan. “Acara baru kali ini yaitu lomba daur ulang dan pameran ecocar. Selain itu, kami juga membuat tempat sampah yang berbeda untuk sampah organik dan nonorganik. Pemberian souvenir juga kami lakukan kepada pengunjung Gelar Jepang yang membawa "tumbler" atau tempat makan dan minum sendiri,” tambah Eva.
Acara-acara menarik lainnya seperti demo beladiri Jepang yaitu Kendo dan Aikido Kids, Obakeyashiki (rumah hantu Jepang), demo Shoudou, foto Yukata, dan Omikoshi ikut pula memeriahkan perhelatan Gelar Jepang ke-18 ini. Selain itu, kita juga akan dijamu oleh pelayan-pelayan yang cantik-cantik khas Jepang ketika memasuki Maid Café. Penampilan dari Jakarta Keion Club, Amakusa, Jelly Fish dan XShibuya membuat para pengunjung Gelar Jepang berdecak kagum. Sebagai penutup, beberapa penari melakukan "bon odori" yang diikuti oleh para pengunjung dan ditutup dengan kembang api. (HDI)