Indeks Berita


Promosi Doktor Erlina Burhan

Posted by admin on 2012-07-27 15:34:00

Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia dan rifampisin merupakan salah satu tulang punggung pengobatan TB. Namun, penelitian mengenai pengaruh konsentrasi rifampisin terhadap keberhasilan pengobatan masih sangat langka. Hal inilah yang melatarbelakangi penyusunan disertasi Erlina Burhan seperti yang disampaikan dalam acara promosi doktor dalam bidang ilmu kedokteran di Ruang Senat Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Kamis (26/07).

Prof. dr. Hadiarto Mangunnegoro, Sp.P(K). selaku promotor dan Prof. Dr. dr. Purwantyastuti, M.Sc., Sp.F.K. serta Reinout Van Crevel, M.D., Ph.D. (dari Radboud University, Nijmegen, Belanda) selaku kopromotor dalam sidang ini. Tim penguji diketuai oleh Prof. Dr. dr. Sarwono Waspadji, Sp.P.D(K). dengan anggota Prof. dr. Pratiwi Soedarmono, Ph.D., Sp. M.K., Prof. dr. Menaldi Rasmin, Sp.P(K)., F.C.C.P. Prof.Dr.dr. bambang Sutrisna, M.H.Sc., dan Prof. Dr. dr. Zulkarnain Dahlan, Sp. P.D-KP, FINASIM (Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran).

Penelitian ini dilakukan untuk menilai pengaruh konsentrasi rifampisin di dalam plasma terhadap keberhasilan pengobatan yang dilihat dari hasil biakan pada minggu ke-4 dan minggu ke-8. Sebagai hasilnya, penelitian ini membuktikan bahwa pemeriksaan kadar rifampisin saja tidak bisa berperan dalam pengobatan pada pasien TB.

Erlina Burhan lahir di Padang, 15 Mei 1963. Beliau menamatkan pendidikan dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat. Pada tahun 1994, Beliau mendapatkan gelar master di Hedelberg University, Jerman. Tahun 2004 beliau menyelesaikan Program Dokter Spesialis Paru FKUI. Saat ini beliau menjadi dokter spesialis paru di RS Persahabatan dan juga di Departemen Pulmonologi & Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI, divisi infeksi. (JRS)