Universitas Indonesia melalui Research Center for Climate Change UI (RCCC UI) bekerja sama dengan Australian Centre for International Agricultural Research, Australian National university (ANU), dan The Crawford Fund mengadakan Master Class on Policy Analysis for REDD+: Within a Decentralised Context. Acara ini diadakan di Sabha Widya Wisma Makara UI, (7—10/08). Peserta berasal dari berbagai lembaga riset, dinas kehutanan tingkat daerah, dan juga kementerian kehutanan. Acara ini dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Budiarso M.Eng. (Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UI), Dr. Jatna Supriatna (Chairman RSCCC-UI), Dr. Luca Tacconi (Direktur Environment & Development Program, Crawford School of Public Policy) dan Dr. Eric Crasswell (Direktur Master Classes Crawford Fund).
Para peserta yang sebagian besar para pengambil kebijakan dalam masalah kehutanan di daerah ini mendapat materi mengenai analisis kebijakan untuk skema REDD+ (Reduction Emission from Deforestation and Degrradation of Forest). Selain pemberian materi, para peserta juga melakukan kegiatan group discussion dan exercise untuk beberapa hal yang bersifat praktis dan teknis. Para pemateri berasal dari RCCC-UI, ANU, dan Puspijak Kementerian Kehutanan, antara lain Prof. Dr. Abimanyu T. Alamsyah, Mandala Manurung, ME. dan Silvia Irawan.
REDD+ merupakan skema pengurangan emisi karena proses deforestasi, wadah negara-negara maju dalam pemberian insentif kepada negara-negara berkembang yang dapat menghambat laju deforestasi dan kerusakan hutan. Diskusi menghasilkan temuan mengenai lemahnya konektivitas yang terjadi antara REDD+ dengan kebijakan nasional dan kebijakan daerah. (JRS)