Indeks Berita


Diskusi Panel dan Lokakarya Perkembangan Tembikar dari Masa ke Masa

Posted by admin on 2013-02-25 14:34:59

Jumat (15/02), Departemen Arkeologi Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan Diskusi Panel dan Lokakarya ”Perkembangan Tembikar dari Masa ke Masa” di Auditorium Gd. 4 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI. Panelis yang hadir pada acara ini yaitu Ingrid Harriet Eileen Pojoh, M.Si. (Dosen Arkeologi UI), Dr. Wanny Rahardjo Wahyudi, M.Hum. (Dosen Arkeologi UI, penulis buku ”Tembikar Upacara di Candi-Candi Jawa Tengah Abad VIII-X Masehi”), dan Rhyan Ikrasmara (Teknisi Kriya FSRD ITB).

Dengan Karina Arifin, Ph.D. sebagai moderator, diskusi terbuka ini membahas seputar perkembangan tembikar, tembikar pada situs-situs candi abad VIII-X M di Jawa Tengah, serta perbedaan antara seni keramik dan kriya keramik.

Tembikar adalah salah satu benda budaya yang telah ada sejak zaman prasejarah hingga kini. Tembikar selalu mendapat perhatian dalam ilmu arkeologi karena mampu memberikan penjelasan tentang kehidupan sehari-hari di masa lampau. Dengan mempelajari ornamentasi dan gaya seninya, kita dapat memperkirakan asal, perkiraan usia, serta fungsinya.

Setelah istirahat makan siang, acara dilanjutkan dengan lokakarya pembuatan tembikar oleh Rhyan sebagai mentor. Dengan jumlah peserta kurang lebih 14 orang, lokakarya ini menghasilkan tembikar dalam berbagai bentuk dan fungsi. Dengan hadirnya seni kriya kontemporer, dalam hal ini tembikar, peserta dapat memahami tahap demi tahap pembuatan tembikar yang akan membantu dalam memberikan informasi yang berguna untuk analisis peninggalan-peninggalan arkeologi.

Pembelajaran dan pelatihan pembuatan tembikar dapat menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk diikuti, terutama bagi mereka yang berminat untuk mengetahui pembuatan serta perkembangan tembikar di Indonesia. Dengan diadakannya diskusi panel dan workshop ini, diharapkan kita mampu mendalami pengetahuan mengenai tradisi pembuatan tembikar Indonesia dilihat dari sudut pandang arkeologi dan seni kriya. (GSB)