Skip links

FMIPA UI Gelar Virtual Short Course untuk Tingkatkan Reputasi Akademik

Departemen Kimia FMIPA UI menyelenggarakan dua kegiatan Virtual Short Course (VSC) yaitu “VSC on Environmental Chemistry” bekerjasama dengan Department of Chemistry Chulalongkorn University (Thailand) pada 3-9 Februari 2021, dan “VSC on Functional Material Chemistry” bekerjasama dengan Hanyang University (Korea Selatan) pada 23-26 Februari 2021. Kedua kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Global Academic Program (GAP) dan menjadi bagian dari Kegiatan Pengembangan Reputasi Akademik di Departemen Kimia yang didanai oleh DPASDP UI.

Adapun Pengembangan Reputasi Akademik yang diketuai oleh Dr. Yuni Krisyuningsih Krisnandi ini meliputi 4 program unggulan yaitu 1) Visiting Professorship, 2) International Benchmarking, 3) Diaspora Scientist Invitation dan 4) Global Academic Program (informasi terkait program dapat dilihat pada : Academic Reputation Enhancement 2020-2021 – Kimia FMIPA UI).

Dr. Rahmat Wibowo selaku Ketua Pelaksana Global Academic Program menuturkan, kegiatan VSC dirancang sesuai dengan Visi dan Misi Departemen Kimia FMIPA UI, yaitu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang difokuskan pada kontribusi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat nasional maupun internasional khususnya di bidang energi, kesehatan, dan lingkungan.

Pada pelaksanaanya, VSC melibatkan 10 dosen ahli di bidang terkait dari Departemen Kimia FMIPA UI, 5 dosen Chulalongkorn University dan 5 dosen Hanyang University. Jumlah peserta mencapai 83 peserta untuk “VSC on Environmental Chemistry”, diantaranya 18 mahasiswa dari Chulalongkorn University.

Sedangkan untuk “VSC on Functional Material Chemistry” peserta mencapai 243 orang, hasil verifikasi dan seleksi dari 552 peserta yang mendaftar. Kedua VSC ini telah didaftarkan untuk menjadi kuliah PJJ dan program perolehan kredit “credit earning”yang setara dengan kuliah 1400 menit (2 SKS).

Koordinator kegiatan VSC, Dita Arifa Nurani, M.Si mengatakan ,animo peserta , terutama dari luar UI cukup besar, di mana 143 peserta VSC Hanyang-UI tercatat mendaftar untuk perolehan kredit. Para mahasiswa tersebut berasal dari Universitas lain di Indonesia seperti ITS, ITB, UGM, UNJ, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sumatera Utara, Universitas Jendral Soedirman, Universitas Udayana, dan Universitas Negeri Malang.

Virtual short course dilaksanakan dengan dua metoda yaitu synchronous class dan asynchronous class. Mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan secara langsung dan berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai universitas melalui platform “Zoom” Departemen Kimia dan mengerjakan post-test serta tugas di platform e-learning UI yaitu EMAS. Metoda pemelajaran menggunakan kombinasi dari kuliah interaktif dan Question based learning yang dilaksanakan secara berkelompok melalui fitur “breakout room”. Untuk perolehan kredit, VSC dirancang setara dengan 1400 menit kuliah (2SKS) melalui kegiatan perkuliahan masing-masing sebanyak 10 modul, pelaksanaan post-test, dan penyelesaian tugas-tugas yang diberikan.Melalui program Global Academic Program (GAP) secara umum Departemen Kimia .

FMIPA UI dapat memperkuat kolaborasi internasional dengan universitas di kawasan ASIA dalam bidang akademik. Secara khusus, program ini juga mendukung terwujudnya profil lulusan kimia FMIPA UI yang mampu merancang solusi permasalahan perkotaan salah satunya berkaitan dengan bidang lingkungan melalui aplikasi penerapan Material Chemistry dan teknik-teknik sintesis, karakterisasi material fungsional (nano material) dan aplikasinya di beberapa bidang seperti kesehatan, energi dan lingkungan.

Selain itu, lulusan diharapkan memiliki kemampuan tambahan berupa keterlibatan aktif dalam komunikasi (communication skills); pemecahan masalah (problem solving); berpikir kritis, analitis, dan kreatif (critical thinking, analytical thinking and creativity) agar memiliki wawasan dan pengalaman internasional yang kuat.

Pejabat Dekan FMIPA UI, Dr. Rokhmatuloh, M.Eng. menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada koordinator kegiatan dari masing-masing universitas mitra yaitu Prof. Warinthorn Chavasiri dari Chulalongkorn University dan Prof. Tae Hyun Yoon dari Hanyang University, atas kerjasama yang terselenggara melalui program VSC ini.

Ia berharap bahwa nantinya kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menjadi model perkuliahan PJJ (Credit Learning) untuk mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KMBKM), sehingga mampu mendorong para mahasiswa untuk melanjutkan pengalaman akademiknya, baik dalam hal studi lanjut maupun riset di luar negeri.

Lebih jauh lagi, lanjut Dr. Rokhmat, di masa yang akan datang program ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas mahasiswa dan staf serta peningkatan kerjasama antar universitas baik di dalam maupun di luar negeri melalui kegiatan GAP.

This post is also available in: English