Skip links

Mapala UI Sebagai Penggerak Vaksinasi Booster di Kawasan Danau Toba

Tim Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia (MAPALA UI) yang mendapat dukungan dari berbagai pihak terkait pelaksanaan vaksinasi mencegah Covid-19, tiba di Toba, Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan wujud bakti Mapala UI kepada masyarakat. Kegiatan petualangan Mapala UI sebelumnya adalah ke Kembara Banoa Toba yang bertempat di Danau Toba, salah satu wilayah Destinasi Super Prioritas.

Kegiatan Vaksinasi Toba ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dan mengurangi probabilitas penularannya di wilayah wisata alam. Kegiatan ini telah dimulai sejak tanggal 25 Januari 2022 di titik pertama, yaitu di Kecamatan Muara, Pulau Sibandang. Kegiatan vaksinasi ini bertujuan menyebarkan 10.000 dosis vaksin AstraZeneca untuk 20.000 sasaran booster. Nantinya, kegiatan ini akan terus dilanjutkan sampai seluruh dosis berhasil terserap.

Mapala UI sebagai pihak penyelenggara tentunya dibantu oleh berbagai pihak pada penyelenggaraan vaksinasi Toba ini. PT Toba Pulp Lestari selaku pihak sponsor kegiatan turut membantu untuk keperluan operasional dan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara selaku penanggung jawab medis.

Kegiatan vaksinasi dilakukan dengan pencatatan SMILE dan P-Care dari kabupaten dan kecamatan setempat. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten, PKM/Puskesmas, Desa, serta warga setempat dalam pelaksanaannya.

“Dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 saat ini universitas dan mahasiswa menjadi salah satu penggerak penting untuk menciptakan herd immunity secepat mungkin dengan memaksimalkan distribusi vaksin kepada masyarakat. Sejauh ini Mahasiswa UI sangat aktif dalam membantu pemerintah sebagai pelaksana maupun relawan berbagai program vaksinasi di kampus maupun di wilayah-wilayah lain yang jauh dari ibukota, dari wilayah Toba ini hingga Papua,” kata Dr. Badrul Munir, Direktur Kemahasiswaan UI.

 

Penulis: Direktorat Kemahasiswaan | Editor: Mariana Sumanti

This post is also available in: English