Skip links

UI Peduli sebagai Bukti Nyata Pengamalan Pancasila dan Kontribusi UI bagi Bangsa Indonesia

Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni mengingatkan Universitas Indonesia (UI) pada perannya sebagai lembaga pendidikan untuk terus berkontribusi pada negeri. Sebagai kampus yang membawa nama bangsa, UI menjujung tinggi nilai Pancasila dengan mengamalkan lima sila yang ada di dalamnya. UI berkomitmen untuk menjaga relasi dengan masyarakat melalui program-program bermanfaat. UI Peduli merupakan wujud pengabdian masyarakat (pengmas) UI, dalam aksi maupun bantuan sosial, yang disebarkan ke berbagai penjuru tanah air. Berjalannya program ini merupakan bentuk keberhasilan UI dalam mengamalkan nilai pancasila, terutama sila kelima.

Melalui Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM), UI menghadirkan program yang terintegrasi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditentukan Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai agenda pembangunan. Dari 17 poin yang ditetapkan, UI memfokuskan beberapa tujuan, seperti tanpa kemiskinan; kehidupan sehat dan sejahtera; pendidikan berkualitas; kesetaraan gender; energi bersih dan terjangkau; pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi; kota dan pemukiman yang berkelanjutan; penanganan perubahan iklim; serta kemitraan untuk mencapai tujuan.

Sepanjang tahun 2021, UI menjalankan dua program peduli bencana, yakni UI Peduli Covid-19 dan UI Peduli Semeru. Pada program UI Peduli Covid-19, UI mendistribusikan logistik bagi para pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di Asrama Mahasiswa UI. Sementara itu, program UI Peduli Semeru diwujudkan melalui bantuan kebutuhan masyarakat yang terdampak, khususnya di tiga desa, yaitu Desa Supitutang, Desa Sumbarasih, dan Desa Dusun Umbulan.

Program UI Peduli pada 2015 dilaksanakan untuk membantu korban Kabut Asap Riau dan pada 2016 dijalankan untuk membantu korban gempa di Desa Keude Paru, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Pada 2017, UI Peduli diwujudkan dalam aksi dan kajian strategis berupa program untuk mendukung UI Go Green, Ramah Anak Kota Depok, dan Tangguh Bencana. Selama rentang 2015–2019, UI Peduli telah menjalankan lebih dari 30 program.

Bantuan yang diberikan UI Peduli tidak hanya berupa logistik, pelayanan kesehatan, dan pendekatan psikososial, tetapi juga beragam inovasi. Untuk membantu kehidupan para pengungsi pada becana gempa Lombok dan Ambon, aplikasi Earthquake Alert System (EWAS) dipasang di lingkungan sekitar. UI Peduli bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, para pemangku kepentingan, serta masyarakat sekitar dalam membantu korban bencana alam.

“Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan mitra dan masyarakat setempat terhadap UI. Semoga kegiatan pengmas UI Peduli dapat bermanfaat bagi kalangan luas, dan setiap tahunnya UI dapat berkontribusi melalui program pengabdian. Pada Hari Lahir Pancasila ini, sudah sepatutnya UI berkomitmen memberikan yang terbaik untuk bangsa melalui program pengmas, seperti UI Peduli,” kata Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D selaku Rektor UI.

Keterlibatan UI Peduli juga berpengaruh pada peningkatan publikasi massa, buku ber-ISBN, Hak Kekayaan Intelektual (Hak Cipta), publikasi jurnal, serta pemakalah di forum ilmiah. Kegiatan UI Peduli kajian strategis isu nasional telah menghasilkan 29 kajian dalam bentuk buku. Beberapa hasil kajian telah memberi rekomendasi pada stakeholder terkait seperti kementrian, pemerintah provinsi, DRPD provinsi, DPD, dan lain-lain. Salah satu kegiatan diseminasi hasil program pengabdian kepada masyarakat yang telah berjalan adalah Festival Pengabdian kepada Masyarakat (Festival Pengmas).

Festival Pengmas ini pertama kali diadakan DRPM UI pada 2017. Kegiatan berupa seminar nasional dan diseminasi kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama program pengmas dengan industri, pemerintah, dan Non-Governmental Organization (NGO). Kedepannya, kegiatan pengmas diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai wujud kepedulian UI terhadap bangsa Indonesia.

 

This post is also available in: English