Skip links

ULASAN NEW UI INTERNATIONAL, TENNIS COURT INITIATIVE

Suasana Keakraban Dengan Canda Dan Tawa memancar di lapangan tenis KODAM JAYA pada pagi itu. Destry Damayanti (FE’83), Ketua ILUNI FEB yang juga Penasehat PELTI dan mantan atlet nasional tenis ikut memberi semangat. “Saya senang sekali bisa ketemu dengan teman-teman para petenis UI. Dan, untuk rencana-rencana ke depan, kami akan men-suport,” kata Deputi Senior Gubernur BI yang kali ini absen dalam kejuaraan tenis UI. Ketua panitia Turnamen, Dr Agus Supriadi, SpOG (FK’96) dalam sambutannya sedikit berkisah tentang awal mula inisiatif dari Kejuaraan ini “Semoga dengan adanya turnamen ini menjadi awal kerjasama kita dengan PELTI. UI menyiapkan lahan yang luas dan PELTI yang mengusahakan untuk membuat minimal enam lapangan outdoor bertaraf internbasional. Di Jakarta sudah susah mencari satu lokasi dengan enam lapangan yang bertaraf internasional. Semoga ini juga menjadi pengabdian UI untuk perkembangan tenis di Indonesia! Di luar negeri sekarang banyak bertaraf internasional. UI ingin bekerjasama dengan PELTI untuk bisa membangun fasilitas. Di kampus Depok lahannya ada, kami juga ada aset, lapangan bola dan tenis di Rawamangun.. “Bagaimana kemudian bisa untuk meningkatkan prestasi olahraga,” tegas Wakil Rektor bidang SDM dan Aset UI, Prof.Ir. Dedi Priadi (FT’80) dalam sambutannya mewakili Rektor UI. Direktur Pengembangan Karir Lulusan dan Hubungan Alumni (DPKHA) Ir. Ahmad Syafiq, MSc, PhD sebagai penanggungjawab turnamen merasa sangat gembira karena turnamen tenis UI pertama ini mendapat sambutan yang sangat baik dari pimpinan UI maupun para petenis alumni UI. “Mereka semua juga mendukung inisiatif untuk bekerjasama dalam pembangunan lapangan tenis bertaraf internasional.” Harapannya, kegiatan ini bisa berjalan setiap tahun supaya para pecinta tenis bisa kumpul. Selain itu juga berlanjut dengan program-program dan turnamen lainnya, dalam turut serta mengembangkan olahraga tenis di Indonesia. Setelah sukses menyelenggarakan olahraga golf, terpikir oleh DPKHA ide untuk mengadakan sarana olahraga tennis. Karena tennis termasuk olahraga yang cukup populer di masyarakat, termasuk di UI. Peminatnya cukup banyak dan UI juga punya lapangan tenisnya ujar Prof. Fikawati ( FKG’ 82), wakil ketua panitia yang juga peserta.

Untuk menjalankan ide tersebut, kami pertemukan orang-orang di bidang tenis dengan PELTI dan Direktur Operasional dan Pemeliharaan Fasilitas UI, Prof Ganjar. Rencana awal pelaksanaan turnamen ini di bulan Agustus, namun karena masih PPKM maka diundur dan dapat terlaksana tanggal 30-31 Oktober. Turnamen yang diselenggarakan oleh DPKHA UI, bekerjasama dengan ILUNI UI, Asosiasi Tenis Alumni (ASTA) UI dan Club Tenis (CT) UI ini dibatasi hingga 94 peserta yang dibagi dalam Kelompok Umur (KU) Eksekutif, KU Bebas, KU 100 + dan KU 80+. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi di antara petenis alumni UI dan adanya inisiatif untuk memiliki lapangan tenis bertaraf internasional di kampus Depok UI, tegas Beny S Jafar, S.E (FEB 92 Kasubdit Hubungan Alumni dan Potensi Peran Serta Alumni sebagai Koordinator bidang acara.

This post is also available in: English