Skip links

Vokasi UI Edukasi Pengembangan BUMDes dan Digital Marketing di Desa Tanjung Bunga Sumut

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu pilar tridarma perguruan tinggi selain darma pendidikan dan pengajaran serta darma penelitian. Melalui pengabdian masyarakat, Universitas Indonesia (UI) hadir memberikan solusi, di antaranya berupa kegiatan bakti sosial, edukasi, dan sosialisasi dalam upaya memajukan kesejahteraan bangsa. Program Pendidikan Vokasi UI kembali memberikan edukasi kepada warga Desa Tanjung Bunga, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada 10-12 April 2022 melalui kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) yang bertajuk “Sosialisasi Pendampingan dan Pengembangan BUMDes Tahun 2022”.

Kali ini, edukasi yang diberikan seputar pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pemasaran digital dalam upaya pengembangan desa wisata. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari program kerja sama antara Program Pendidikan Vokasi UI dengan Perum Jasa Tirta 1 (PJT 1) dan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). Tahun ini menjadi tahun kedua kerja sama pengabdian masyarakat Vokasi UI yang didanai oleh PJT 1.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, S.E., Ph.D, menyampaikan dukungannya pada program pengabdian masyarakat tersebut. Menurut Padang, program kerja sama dengan industri sudah seharusnya terlaksana sebagai wujud dari kolaborasi antara institusi pendidikan dengan dunia industri. “Vokasi selalu mendukung penuh kegiatan tridarma perguruan tinggi yang dilakukan oleh tiap sivitas akademika. Saya berharap, program kerja sama antara Vokasi UI dengan PJT 1 dan Inalum terus berjalan sehingga dapat memberikan banyak pelatihan dengan topik terkait pengembangan desa wisata atau dalam bentuk kerja sama lainnya,” kata Padang menjelaskan.

Desa wisata merupakan kawasan pedesaan yang menawarkan keseluruhan suasana yang mencerminkan keaslian pedesaan, mulai dari budaya, adat istiadat, keseharian, arsitektur bangunan, dan tata ruang yang khas. Selain itu, desa wisata juga menawarkan konsep keterlibatan antara wisatawan dengan kegiatan atau keseharian masyarakat setempat. Misalnya, para wisatawan dapat merasakan bagaimana rasanya menenun kain ulos atau memanen biji kopi bersama warga setempat.

Desa Tanjung Bunga sebagai lokasi utama pengmas ini memiliki banyak aset wisata yang dalam pengelolaannya tentu memerlukan peran BUMDes agar dapat memberi manfaat kesejahteraan bagi warga desa. Selain itu, pemasaran digital, khususnya melalui media sosial, juga menjadi bagian penting yang dapat dimanfaatkan oleh Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) dalam mempromosikan berbagai aset yang dimiliki Desa Tanjung Bunga.

Untuk memaksimalisasi pemahaman warga Desa Tanjung Bunga mengenai pentingnya peran BUMDes dan pemasaran digital dalam pengembangan desa wisata, tim Vokasi UI memberikan edukasi mengenai Pengembangan BUMDes oleh Erwin Harinurdin, M.S.Ak.; Mengoperasikan Aplikasi Berbasis Website/Mobile oleh Andoyo, Java Web Media; Pemasaran melalui Media Sosial oleh Gracello Yeshua Davny Bonar, A.Md. PMm.; dan Program Adopsi Pohon sebagai Gerakan BUMDes oleh Dr. Diaz Pranita.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr. Diaz Pranita berharap edukasi yang disampaikan dapat memberikan pemahaman yang komperehensif terkait pengembangan desa wisata melalui pemanfaatan BUMDes dan pengelolaan media sosial yang baik. “Semoga apa yang kami sampaikan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi para warga Desa Tanjung Bunga dalam mengembangkan potensi pariwisatanya,” ujar Diaz.

This post is also available in: Indonesian